Home Kesehatan Faktor-Faktor Penyebab Infertilitas

Faktor-Faktor Penyebab Infertilitas

335
0
SHARE
sex
Umur Dan Kesuburan

Dalam kehidupan berumah tangga kehadiran seorang anak pastinya menjadi momen yang sangat dinantikan. Tapi, terkadang kebahagiaan tersebut kerap tertunda akibat terhalang masalah kesuburan. Tulisan ini akan memaparkan tentang faktor-faktor penyebab terjadinya infertilitas pada wanita dan pria.

Fertilitas adalah Kemampuan alami untuk memberikan keturunan, sebagai ukuran, tingakat fertilitas adalah jumlah anak lahir perpasangan,orang, atau populasi. Fertilitas sifarnta nyata, bukan potensial, sehingga berbeda dengan fekunditas, yang didefinisikan sebagai potensi untuk berproduksi. Fertilitas tergantung pada factor gizi, perilaku seksual, budaya, naluri, endokrinologi, waktu, ekonomi, cara hidup, dan emosi.

Infertilitas adalah ketidakmampuan pasanagn suami isteri (pasutri) untuk mendapatkan keturunan setelah menikah lebih dari 1 tahun pernikahan dengan hubungan seksual yang teratur, tanpa upaya mencegah kehamilan.

Pembagian infertilitas:

Infertilitas Primer adalah istilah yang menggambar pasangan yang belum pernah hamil  walaupun bersenggama tanpa usaha kontrasepsi selama 1 tahun.

Infertilitas sekunder adalah istilah yang menggambarkan pasangan suami isteri yang sudah pernah memiliki keturunnan minimal sekali, lalu kemudian tidak terjadi kehamilan lagi walaupun bersenggama tanpa usaha kontrasepsi selama 1 tahun.

Ukuran senggama yang adekuat minimal 3x/ minggu.

Rata-rata waktu yang dibutuhkan wanita untuk hamil

  • 30% hamil di dalam siklus pertamanya (dalam 1 bulan)
  • 59% hamil di dalam siklus ketiganya (sekitar 3 bulan)
  • 80% hamil di dalam 6 siklus (sekitar 6 bulan)
  • 85% hamil di dalam 12 siklus (sekitar 1 tahun)
  • 91% hamil di dalam 36 siklus (sekitar 3 tahun)
  • 93-95% hamil di dalam 48 siklus (sekitar 4 tahun)

 

Faktor Predisposisi Infertilitas:

  • Faktor penyebab Infertilitas Pada Wanita

Rusak/tersumbatnya tuba Falopi

Biasanya disebabkan oleh salpingitis (Peradangan pada tuba falopi). Salpingitis juga bisa menyebabkan kehamilan diluar kandungan (kehamilan ektopik). 70 % penyumbatan pada tuba falopi disebabkan oleh infeksi klamida. PMS (Penyakit Menular Seksual)Klamida dapat menyumbat tuba falopi sehingga menyulitkan keluarnya sel telur.

Endometriosis

Adalah suatu penyakit pada sistem reproduksi wanita dimana jaringan dari lapisan dalam dinding rahim atau endometrium tumbuh diluar orgam rahim. Endometriosis juga dapat menghalangi proses konsepsi dan perlekatan embrio di dinding uterus.

Ada Kelainan Hormon

Kuranya hormon lutein dan hormon perangsang folikel dapat menyebabkan sel telur tidak dapat dilepaskan sehingga menghambat terjadinya ovulasi. Kelainan kelenjar hipotalamus – pituitari juga menyebabkan anomali hormonal yang mengalangi ovulasi.

Tumor Pituitari

merusak sel-sel pelepas hormon di kelenjar pituitari, menyebabkan siklus menstruasi pada wanita terhenti atau menurunnya produksi sperma pada pria.

Kelebihan Prolaktin (Hiperprolaktinemia)

hormon yang berfungsi merangsang produksi ASI. Kelebihan hormon prolaktin dapat menyebabkan ovulasi terganggu. Bila seorang wanita mengeluarkan banyak ASI meskipun tidak sedang menyusui, ia kemungkinan menderita penyakit hiperprolaktinemia.

PCOS (Polycistic Ovary Syndrome)

Maslah pada keseimbangan hormon (estrogen dan Progresteron) pada wanita tidak seimbang. Wanita dengan PCOS biasanya memliki kista kecil-kecil yang menyebabkan ovarium membesar. Kista ini tidak berbahaya tapi dapat menyebabkan ketidak seimbangan hormon. Wanita dengan PCOS biasanya mengalami periode menstruasi yang tidak teratur. Ketidakteratruran menstruasi ini yang menyebabkan wanita sulit hamil.

Menopause Prematur

Berhentinya menstruasi pada wanita dan ovarium menyusut sebelum memasukiusia 40 tahun, biasanya disebabkan oleh radioterapi, kemoterapi, meroko, dan kelainan imunitas.

Tumor Rahim (Uterine Fibroids)

loading...

Tumor jinak yang tumbuh didalam rahim yang terbentuk dari sel-sel yang membentuk otot dinding rahim. Yang secara medis dikenal sebagai Leiomyoma atau myoma uterus. Fibroud biasanya menekan saluran tuba sehingga mempengaruhi implantasi telur yang dibuahi, selain itu juga dapat menekan usus dan kandung kemih.

Adesi (Adeshion)

sekelompok jaringan skar yang saling berkait sehingga menyatukan dua permukaan organ yang seharusnya saling terpisah. Adesi yang melibatkan tuba falopi karena infeksi, atau pembedahan bisa menjadi penghalang berfungsinya ovarium dan tuba falopi.

Kelainan Kelenjar Tiroid

Menyebabkan kelebihan atau kekurangan hormone tiroid yang membuat kacau siklus menstruasi seseorang.

Kelainan Anatomi Bawaan

Kelainan yang disebut Mullerian Agenisis ditandai dengan tidak berkembangnya vagina atau rahim.

Merokok

Merokok dapat membahayakanovarium dan mengurangi jumlah dan kualitas sel telur.

Stres

Neurotransmiter bekerja di kelenjar hipotalamus untuk mengendalikan hormon-hormon reproduksi dan stres. Tingkat hormon stres yang terlalu tinggi akan mengganggu sistem reproduksi.

 

Terlalu Kurus/Terlalu gemuk

Wanita dengan berat badan berlebih, merupakan salah satu penyebab infertilitas, salah satunya adalah PCOS. Sementara wanita yang terlalu kurus, misal pada altlet maraton atau penderita anorexia dapat kehilangan fungsi reprodeksi mereka

Faktor lingkungan

Polusi herbisida, pestisida, limbah industri serta polusi berbahaya lainnya dapat berpengaruh secara langsung terhadap kesuburan. Phtalate, zat kimia untuk melunakkan plastik, diduga dapat mengganggu fungsi hormon-hormon pada tubuh.

  • Faktor Penyebab Infertilitas Pada pria

Junk Food

Pada sebuah penelitian menunjukkan bahwa, junk food dapat merusak kesehatan sperma pria yang menyebabkan pria menjadi tidak subur. Hal ini disebabkankan oleh lemak trans yang banyak terkandung dalam junk food. Studi yang dilakukan oleh Harvard University juga menemukan fakta bahwa, pria yang mengonsumsi makanan dengan kadar lemak trans tinggi, memiliki risiko cukup besar untuk alami kemandulan.

Kebiasaan merokok

Pria meroko terbukti memiliki tingkat kesuburan lebih kecil dibandingkan pria yang tidak merokok. Kebiasaan merokok juga dapat mempengaruhi kesehatan dan pergerakan sperma.

Menggunakan Celana Ketat

Penggunaan celana ketat pada pria membuat suhu sekita organ vital menjadi lebih panas, sehingga sangat berbahaya untuk sperma. Sebuah penelitian yang dilakukan dengan mengambil sperma pria yang sering menggunakan celana katat membuktikan bahwa jumlah sperma pria yang menggunakan celana ketat turun drastis mencapai 20 jua permililiter atau turun drastis sepertinya jumlah produksi sperma pada normalnya.

Obesitas

Pria yang obesitas memiliki jumlah sperma yang sedikit dibanding pria  dengan postur tubuh normal. Serta pria obesitas cenderung pergerakan spermanya lebih rendah sehingga sulit menjangkau sel telur.

 

Penggunaan Obat Anti Depresi

Dalam sebuah studi ditemukan bahwa, obat yang digunakan untuk memberikan rasa tenang, dicurigai dapat membuat pasien pria mengalami gangguan kesuburan dan gerakan sperma jadi tidak normal. Serta para ahli menyebutkan bahwa obat anti depresi bisa membuat leel hormon testosteron pria berkurang, yang menyebabkan menurunnya jumlah sperma.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here