Home Pendidikan Model Pembelajaran Problem Based Learning

Model Pembelajaran Problem Based Learning

231
0
SHARE
Pembelajaran-based_learning_and_problem-based_learning

Pengertian Problem Based Learning

Problem Based Learning adalah model pembelajaran yang melibatkan siswa dalam memecahkan masalah nyata. Model ini menyebabkan motivasi dan rasa ingin tahu menjadi meningkat. Menurut Sri Anitah, dkk (2008:2.24) Belajar Berbasis Masalah adalah belajar yang berpusat pada pembelajar dan juga menggambarkan metode belajar inti atau suplemen pembelajaran. Pada Problem Based Learning pembelajaran berdasarkan masalah, kemudian siswa menemukan sendiri penyelesaian dari permasalahan tersebut.

Problem Based Learning adalah model pembelajaran dimana satu kelas dibagi dalam beberapa kelompok kecil, kemudian masing – masing kelompok diberikan suatu permasalahan untuk didiskusikan secara berkelompok, selanjutnya dipresentasikan.

Pada esensinya pembelajaran berbasis masalah adalah model pembelajaran yang berlandaskan konstruktivisme dan mengakomudasikan keterlibatan siswa dalam belajar serta terlibatdalam pemecahan masalah yang kontekstual. Untuk memperoleh informasi tentang bagaimana membangun kerangka masalah, mencermati, mengumpulkan data  dan mengorganisasikan masalah, menyusun fakta, menganalisis data, dan menyusun argumentasi terkait pemecahan masalah, kemudian memecahkan masalah baik secara individual maupun dalam kelompok.

Menurut Dutch (dalam Gunantara, 2014:2) bahwa  Problem Based Learning adalah metode intruksional yang menantang peserta didik agar belajar untuk mencari solusi bagi masalah yang nyata. Masalah digunakan untuk mengaitkan rasa keingintahuan, kemampuan analisis, dan inisiatif siswa terhadap materi pelajaran. PBL mempersiapkan peserta didik untuk berpikir kritis dan analitis, dan menggunakan sumber belajar yang sesuai.

Menurut Tan (dalam Rusman, 2012:232) menyatakan bahwa PBL adalah penggunaan berbagai macam kecerdasan yang diperlukan untuk melakukan konfrontasi terhadap tantangan dunia nyata, kemampuan untuk menghadapi segala sesuatu yang baru dan kompleksitas yang ada.

Menurut Arends (dalam Khuswatun, 2013:2) bahwa Esensi PBL berupa menyuguhkan berbagai situasi bermasalah yang autentik dan bermakna kepada siswa, yang berfungsi sebagai batu loncatan untuk investigasi dan penyelidikan.

Berdasarkan pendapat tersebut, dapat disimpulkan bahwa model PBL adalah model pembelajaran yang mempersiapkan peserta didik untuk berpikir kritis secara berkelompok dalam memecahkan masalah khususnya masalah sehari-hari. model ini menyebabkan rasa keingintahuan siswa dalam memahami suatu pelajaran. Dan proses pembelajarannya berlangsung dengan efektif, sehingga tercapainya suatu tujuan pembelajaran dengan hasil belajar yang baik.

Langkah-Langkah Model Pembelajaran Problem Based Learning

Sugiyanto (2010: 136) mengatakan bahwa ada lima tahapan dalam pembelajaran model PBL dan perilaku yang dibutuhkan oleh guru untuk masing-masing tahapnya yaitu; 1) memberikan orientasi tentang permasalahannya kepada siswa; 2) mengorganisasikan siswa untuk meneliti; 3) membantu investigasi mandiri dan kelompok; 4) mengembangkan dan mempresentsaikan hasil; 5) menganalisis dan mengevaluasi proses mengatasi masalah.

Kelebihan Model Pembelajaran Problem Based Learning

loading...

Menurut Elly Ika (2010:1) Model Pembelajaran Problem Based Learning memiliki kelebihan, diantaranya:

  • Memberi kesempatan kepada siswa untuk berani mengemukakan pendapat dan ide-ide yang dimiliki
  • Menyediakan pengalaman belajar yang melibatkan peserta didik secara kompleks dan dirancang untuk berkembang sesuai dengan dunia nyata
  • Menyenangkan, membuat suasana kelas menyenangkan, sehingga peserta didik maupun instruktur menikmatinya
  • Meningkatkan kemampuan siswa untuk berfikir kritis
  • Meningkatkan kemampuan komunikasi siswa
  • Meningkatkan keakraban antar siswa
  • Meningkatkan keaktifan siswa
  • Melatih siswa untuk menyelesaikan masalah dengan cara mereka sendiri
  • Melatih siswa untuk berkompetisi secara positif

Kepustakaan:

Anitah W, Sri, dkk. 2008. Strategi Pembelajaran Matematika. Jakarta :Universitas Terbuka.

Gede, Gunantara. 2014. “Penerapan model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan pemecahan Matematika Siswa kelas V”. Jurnal Mimbar Universitas Pendidikan ganesha Jurusan PGSD / Vol. 2 No.1

Hamalik, Oemar. 2007. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta:BumiAksara

Jihad,Asep dan Abdul Haris.2008. Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Multipressindo.

Jihat, Asep & haris, Abdul. 2012. Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Multi Pressindo.

Khuswatun, Evi Nurul. 2013. “Pendekatan Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Pada Materi Bilangan Pecahan”.Antologi PGSD Bumi Siliwangi/ Vol.1 No.1

Paloloang, Muhammad Fachri Baharudin. 2014. “Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Panjang Garis Singgung Persekutuan Dua Lingkaran di Kelas VIII SMP Negeri 19 Palu”. Jurnal Elektronik Pendidian Matematika Tadulako / Vol.2 No.1

Situmorang, Adi Suarman. 2014. “Desain Model Pembelajaran Based Learning Dalam Peningkatan Kemampuan Konsep Mahasiswa Semester Tiga Jurusan Pendidikan Matematika FKIP-UHN Medan”.Jurnal Suluh Pendidikan FKIP-UHN / Vol: 1(1) No: 1-9

Sutama. 2010. Penelitian Tindakan. Semarang: Citra Mandiri Utama

Sutama. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Surakarta: Fairus Media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here