Home Pendidikan Pengertian, Cara Meningkatkan dan Mengukur Minat Belajar

Pengertian, Cara Meningkatkan dan Mengukur Minat Belajar

812
0
SHARE
meningkatkan-minat belajar
Ilustrasi minat belajar

Pengertian Minat Belajar

Menurut Karwati dan Priansa (2014: 148) minat (interest) secara sederhana dapat dipahami sebagai kecenderungan dan kegairahan yang tinggi atau keinginan besar terhadap sesuatu hal. Istilah minat merupakan terminologi aspek kepribadian, yang menggambarkan adanya kemauan, dorongan (force) yang timbuldari dalam diri untuk memilih objek lain yang sejenis. Objek dari minat bisa berbagai macam, baik makhluk hidup, aktivitas, benda mati, pekerjaan dan lain-lain. Menurut Slameto (dalam Karwati dan Priansa, 2014: 148) menyatakan bahwa minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa keterikatan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruh. Menurut  Djamarah (dalam Karwati dan Priansa, 2014: 148) menyatakan bahwa minat merupakan suatu kecenderungan yang menetap untuk memperhatikan dan mengenang beberapa aktivitas. Dari beberapa pengertian minat yang telah diuraikan di atas, dapat disimpulkan bahwa minat adalah suatu dorongan yang timbul dari dalam diri untuk memperhatikan suatu objek tanpa ada yang menyuruh, objek tersebut dapat berupa makhluk hidup, aktivitas, benda mati , pekerjaan dan lain-lain.

Menurut Hilgard dalam Lestari (2015: 120) menyatakan “Interest is persisting tendency to pay attention to end enjoy some activity and content”. Yang berarti bahwa minat merupakan keinginan unruk melakukan suatu kegiatandalam mencapai sebuah tujuan. Menurut Lestari (2015: 117) menyatakan dukungan minat belajar secara langsung dapat merubah perilaku belajar,dari tidak perdulimenjadi lebih perduli. Dengan adanya minat belajar siswa akan bersedia meninggalkan kegiatan yang kurang mendukung.

Berdasarkan pengertian minat dan belajar tersebut, dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan minat belajar adalah suatu dorongan yang timbul dari dalam diri untuk memperoleh perubahan tingkah laku yang berlangsung secara progressive, baik perubahan tingkah laku kognitif, afektif, maupun psikomotorik.

Faktor Yang Mempengaruhi Minat Belajar

Menurut Slameto (dalam Karwati dan Priansa, 2014: 150) menyatakan beberapa faktor yang mempengaruhi minat belajar, yaitu:

Faktor Intern

  • Faktor jasmaniah, seperti factor kesehatan dan cacat tubuh.
  • Faktor psikologi, seperti intelegensi, perhatian, bakat, kematangan dan kesepian.

Faktor Ekstern

  • Faktor keluarga, seperti cara orang tua mendidik, relasi antara anggota keluarga, suasana rumah, keadaan ekonomi keluarga, pengertian orangtua dan latar belakang kebudayaan.
  • Faktor sekolah, seperti metode mengajar, kurikulum, relasi guru dengan peserta didik, relasi peserta didik dengan peserta didik, disiplin sekolah, alat pelajaran, waktu sekolah, standar penilaian di atas ukuran, keadaan gedung, metode mengajar dan tugas rumah.

Baca juga:
Model Pembelajaran Problem Based Learning
Jenis dan Perbedaan Metode Penelitian

Indikator Minat Belajar

Minat merupakan kecenderungan seseorang yang berasal dari luar maupun dalam sanubari yang mendorongnya untuk merasa tertarik terhadap suatu hal sehingga mengarahkan perbuatannya kepada suatu hal tersebut dan menimbulkan perasaan senang. Menurut Safari dalam Novianto (2015: 445) menyatakan indicator minat sebagai berikut :

Perasaan senang

siswa memiliki rasa senang atau suka terhadap suatu mata pelajaran, maka siswa tersebut akan terus mempelajari ilmu yang disenanginya.

Ketertarikan siswa

Berhubungan daya gerak yang mendorong untuk cenderung merasa tertarik pada orang, benda, kegiatan atau bisa berupa pengalaman afektif yang dirangsang oleh kegiatan itu sendiri.

loading...

Perhatian siswa

Perhatian merupakan konsentrasi atau aktivitas jiwa terhadap pengamatan dan pengertian, dengan mengesampingkan yang lain. Siswa yang memiliki minat pada objek tertentu dengan sendirinya akan memperhatikan objek tersebut.

Keterlibatan siswa

Ketertarikan seseorang akan suatu objek yang mengakibatkan orang tersebut senang dan tertarik untuk melakukan atau mengerjakan kegiatan dari objek tersebut.

Jadi setiap proses pembelajaran pasti mempunyai tujuan agar siswa terlibat aktif agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Dari indikator minat diatas dapat digunakan sebagai acuan peneliti untuk memberikan penilaian terhadap minat belajar siswa pada kelas V SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta.

Cara Meningkatkan Minat Belajar

Menurut Hadis (2008: 45) menyatakan bahawa cara meningkatakan minat belajar dapat dipengaruhi oleh objek belajar, metode, strategi, dan pendekatan pembelajaran yang digunakan oleh guru, sikap dan perilaku guru, media pembelajaran, fasilitas pembelajaran, lingkungan belajar, dan suara guru. Berdasarkan pernyataan tersebut, maka peneliti mengmbil cara meningkatkan melalui penerapan strategi pembelajaran yaitu strategi Word Square.

Cara Mengukur Minat Belajar

Menurut Gunarto dan Hidayah (2014: 29) cara untuk mengukur minat belajar yaitu dengan melakukan observasi. Observasi merupakan alat pemantau dengan mengamati perilaku siswa sesuai dengan instrumen yang berisikan indicator minat yang telah ditentukan.

Menurut Sanjaya (2009: 86) observasi merupakan “teknik pengumpulan data dengan cara mengamati setiap kejadian yang sedang berlangsung dan mencatatnya dengan alat observasi tentang hal yang akan diamati atau diteliti”. Sedangkan menurut Mulyasa (2013: 69) observasi diartikan sebagai “instrumen untuk mengadakan pengamatan terhadap aktifitas dan kreatifitas peserta didik dalam pembelajaran, baik dikelas maupun diluar kelas. Berdasarkan pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa observasi adalah pengamatan yang sedang berlangsung dan pencatatan pada setiap kejadian yang diperlukan menggunakan alat observasi pada objek penelitian.

Kepustakaan:

Gunarto dan Hidayah. 2014. “Upaya Meningkatkan Minat Belajar Dan Prestasi Belajar Siswa Pada Materi Pembelajaran Alat-Alat Optik Melalui Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat Di Kelas VIII SMP N  3 Belitang Madang Raya”. E-Jurnal inovsi dan Pembelajaran Fisika. Vol. 1(1). ISSN: 2355-7109

Hadis. 2008.Psikologi Dalam Pendidikan. Bandung. Alfabeta

Karwati, Eus dan Donni Juni Prianas.2014.Manajemen Kelas (Classroom Management) Guru      Professional yang Inspiratif, Kreatif, Menyenangkan, dan Berprestasi.Bandung: Alfabeta.

Lestari, Indah. “Pengaruh Waktu Belajar dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika”. E-Jurnal Formatif 3 (2): 115-125. ISSN: 2088-351X.

Mulyasa.2013.Praktik Penelitian Tindakan Kelas.Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.

Novianto, Ganang. 2015. “Pengaruh minat belaja, motif prestasi dan kesiapan belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas XI IPS pada matapelajaran akutansi di SMA Negeri 1 Subah Tahun pelajaran 2013/2014”. Jurnal economic educations analysis journal,4(2):445

Sanjaya, Wina.2009. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Kencana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here