Home Pendidikan Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar

Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar

347
0
SHARE
pembelajaran-ipa-sekolah-dasar
Siswa Kelas 3 SD Membuat Kincir (Sumber: Science Area)

Pengertian IPA

Ilmu pengethuan alam (IPA) atau sains dalam arti sempit sebagai disiplin ilmu dari physical sciences dan life sciences. Yang termauk physical sciences adalah ilmu-ilmu astronomi, kimia, geologi, mineralogi, meteorologi, dan fisika ; sedangkan life sciences meliputi biologi(anatomi, fisiologi, zoology, citologi dan seterusnya). Menurut James Conan (dalam Samatowa, 2011: 1) sains merupakan suatu deretan konsep serta skema konseptual yang berhubungan satu sama lain, dan yang tumbuh sebagai hasil eksperimentasi dan observasi, serta berguna untuk diamati dan eksperimentasikan lebih lanjut. IPA (sains) berupaya membangkitkan minat manusia agar mau meningkatkan kecerdasan dan pemahamannya tentang alam seisinya yang penuh dengan rahasia yang tak habis-habisnya.

Berdasarkan pendapat diatas IPA merupakan salah satu kumpulan ilmu pengetahuan yang mempelajari alam semesta, baik alam semesta yang bernyawa maupun tidak bernyawa.

Hakikat IPA

Menurut Sulistyorini (2007: 9) menyatakan bahwa pada hakikatnya, IPA dapat dipandang dari segi produk, proses, dan dari segi pengembangan sikap. Artinya IPA memiliki dimensi proses, dimensi hasil (produk), dan dimensi pengembangan sikap ilmiah.

IPA Sebagai Proses

IPA sebagai proses adalah proses mendapatkan ilmu IPA yang disusun dan diperoleh dari metode ilmiah. Untuk anak SD metode ilmiah dikembangkan secara bertahap dan berkesinambungan dengan harapan dapat melakukan penelitian sederhana.

IPA Sebagai Produk

IPA sebagai produk merupakan akumulasi upaya para perintis IPA terdaulu dan umumnya telah tersusun secara lengkap dan sistematis dalam bentuk buku teks.

IPA Sebagai Pengembangan Sikap

loading...

IPA sebagai pengembangan sikap dimaknai sebagai sikap ilmiah terhadap alam sekitar, sikap ilmiah dapat dikembangkan ketika siswa melakukan diskusi, percobaan, simulasi atau kegiatan dilapangan. Menutut Wynne Harlen dalam Sulistyorini (2007: 10) menyatakan bahwa setidak-tidaknya ada Sembilan sikap ilmiah yang dapat dikembangkan pada anak usia SD, yaitu sikap ingin tahu, sikap ingin mendapatkan sesuatu yang baru, sikap kerjasama, sikap tidak putus asa, sikap berprasangka, sikap mawas diri, sikap bertanggung jawab, sikap berpikir bebas, da sikap kedisiplinan.

Pembelajaran IPA

Menurut De Vito et al (dalam Samatowa 2011: 104) menyatakan bahwa pembelajaran IPA merupakan pembelajaran yang mengaitkan IPA dengan kehidupan sehari-hari, siswa diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan membangkitkan ide, membangunrasa ingin tahu tentang segala sesuatu dilingkungannya. Menurut Blough et al (dalam Samatowa 2011: 104) menyatakan bahwa pembelajaran IPA merupakan pembelajaran yang didasarkan pada pengalaman untuk membantu siswa belajar mendeskripsikan, menjelaskan hasil kerja dan prosedurnya.

Berdasarkan pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA merupakan suatu pembelajaran yang didasarkan pada pengalaman dari kedidupan sehari-hari untuk membantu siswa dalam mendeskripsikan, menjelaskan hasil kerja dan prosedurnya melalui kegiatan bertanya, menemukan ide, dan membangun rasa ingin tahu.

Baca juga
 Cara Meningkatkan dan Mengukur Minat Belajar
 Model Pembelajaran Problem Based Learning

Tujuan Pembelajaran IPA

Adapun tujuan pembelajaran IPA (sains) di sekolah dasar dalam Badan Nasional Pendidikan (BSNP) pada buku Susanto (2013: 171) adalah sebagai berikut:

  1. Memperoleh keyakinan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaban, keindahan, dan keteraturan alam cipta-Nya.
  2. Mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Mengembangkan rasa ingin tahu, sikap positif dan kesadaran tentang adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA, lingkungan, teknologi, dan masyarakat.
  4. Mengembangkan ketrampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah, dan membuat keputusan.
  5. Meningkatkan kesadaran untuk berperan serta dalam memelihara, menjaga, dan melestarikan lingkungan alam.
  6. Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan.
  7. Memperoleh bekal pengetahuan, konsep, dan ketrampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan penddikan ke SMP.

Kepustakaan:

Samatowa, Usman. 2011. Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jakarta: PT. Indeks.

Sulistyorini, Sri. 2007. Model Pembelajaran IPA Sekolah Dasar Dan Penerapannya Dalam KTSP. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Susanto, Ahmad. 2013.Teori Belajar & Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana.

Syabani, Kurnia Nur. 2012.Upaya Peningkatan Hasil Belajar IPA Tentang Tumbuhan Melalui Metode Pembelajaran Out Door Study Bagi Siswa Kelas IV Di SD Negeri 02 Delingan Karanganyar Tahun 2011/2012. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here