Home Pendidikan Strategi Pembelajaran Word Square

Strategi Pembelajaran Word Square

376
0
SHARE
pembelajaran-word-square
Ilustrasi Pembelajaran Word Square (Sumber: korpusdata.com)

Strategi adalah suatu pola yang direncanakan dan ditetapkan secara sengaja untuk melakukan kegiatan atau tindakan. Menurut Romiszowski dalam Suprihatiningrum (2013: 153)

instructional strategies are the general viewpoints and of action are adopts in order to choose the instructional methods. Thus a strategy which advocates active learner participation in the lesson” .

Strategi pembelajaran merupakan pokok-pokok tindakan yang akan digunakan untuk memilih metode pembelajaran, yang mana strategi tersebut hendaknya menganjurkan partisipasi dalam pembelajaran. Menurut Mintzberg dan Waters (dalam Majid, 2014) menyatakan bahwa strategi dalah pola umum tentang keputusan atau tindakan (strategies are realized as petrerns in stream of decision or actions). Secara umum strategi merupakan pokok tindakan yang direncanakan seseorang atau sekelompok orang untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Pengertian Strategi Pembelajaran

Menurut Suprihatiningrum (2013: 154) menjelaskan strategi pembelajaran mencakup tujuan pembelajaran, materi/bahan pelajaran, kegiatan pembelajaran (metode), media pembelajaran, pengelolaan kelas, penilaian.

Menurut Kemp (dalam Hamruni, 2012: 2) menyatakan bahwa strategi pembelajaran adalah suatu pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan peserta didik agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. Menurut Wina Sanjaya(dalam Majid, 2014: 8) menyatakan bahwa strategi pembelajaran merupakan rencana tindakan (rangkaian kegiatan) termasuk penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya atau kekuatan dalam pembelajarana.

Berdasarkan pengertian strategi pembelajaran tersebut, dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan strategi pembelajaran adalah suatu rencana tindakan yang memadukan penggunaan metode dan pemanfaatan sumber daya dalam pembelajaran yang dilakukan oleh guru kepada peserta didik agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien.

Baca juga:
Peningkatan Motivasi Belajar dengan Menggunakan Strategi Make A Match
Kombinasi Talking Stick
Pengertian, Cara Meningkatkan dan Mengukur Minat Belajar
Cara Mengukur Hasil Belajar

Strategi Word Square

Kurniasih dan Sani (2015: 97) Strategi Word Square adalah pengembangan dari strategi expository yang diperkaya dan berorientasi kepada keaktifan siswa dalam pembelajaran. Strategi Word Square memadukan kemampuan menjawab dengan kejelian dalam mencocokan jawaban pada kota-koatak jawaban, strategi ini mirip dengan mengisi teka-teki silang,akan tetapi perbedaan yang mendasar adalah strategi ini sudah memiliki jawaban, namun disamarkan dengan menambah kotak dengan sembarang huruf atau angka penyamar atau pengecoh.

Tujuan huruf atau angka pengecoh bukan untuk mempersulit siswa namun untuk melatih sikap teliti dan kritis. Strategi Word Square secara teknis adalah kegiatan belajar mengajar dengan cara guru membagikan lembar kerja sebagai alat untuk mengukur tingkat pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang telah diajarkan. Adapun instrumen utama pada Word Square lembar kerja berupa pertanyaan atau kalimat yang perlu dicari jawabannya pada susunan huruf acak pada kolom yang telah disediakan.

Langkah-langkah strategi Word Square

Strategi Word Square cukup sederhana dan mudah untuk diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas. Guru cukup mempersiapkan materi yang akan diajarkan dan lembar kerja siswa. Menurut Kurniasih dan Sani (2015: 98) menyatakan bahwa adapun langkah-langkah pembelajaran strategi Word Square adalah sebagai berikut:

  1. Guru menyampaikan meteri sesuai dengan tujuan pembelajaran.
  2. Guru membagikan lembar kegiatan sesuai arahan yang ada.
  3. Siswa menjawab soal kemudian mengarsir huruf dalam kotak sesuai jawaban secara vertikal, horizontal maupun diagonal.
loading...

Kelebihan dan kelemahan strategi Word Square

Menurut Kurniasih dan Sani (2015: 98) menyatakan bahwa secara umum strategi Word Square memiliki kelebihan dan kelemahan dalam pembelajaran, sebagai berikut:

Kelebihan

  • Proses pembelajaran dengan strategi word square mendorong pemahaman siswa terhadap materi pelajaran.
  • Siswa akan terlatih untuk disiplin.
  • Sebagai latihan siswa untuk bersikap teliti dan kritis.
  • Merangsang siswa untuk berfikir efektif.

Kelemahan

  • Dengan materi yang sudah dipersiapkan akan menyebabkan menumpulkan kreatifitas siswa.
  • Siswa tinggal menerima bahan mentah.
  • Siswa tidak dapat mengembangkan materi yang ada dengan potensi yang dimilikinya.

Cara Mengatasi Kelemahan

Untuk mengantisipasi kekurangan dari strategi tersebut, maka peneliti mencari solusi untuk menjawab kekurangan dari strategi word square, yaitu: agar kreatif dan dapat mengembangkan potensinya siswa membuat lembar kerjanya sendiri yang dikerjakan secara berkelompok, setelah itu setiap kelompok menukarkan lembar kerjanya kepada kelompok lain untuk dikerjakan, dengan seperti itu kreativitas dan potensi yang dimiliki siswa tidak terbatasi oleh guru.

Kepustakaan

Hamruni. 2012. Strategi Pembelajaran. Yogyakarta: Insan Madani.

Kurniasih, Imas dan Berlin Sani. 2015. Ragam Pengembangan Model Pembelajaran Untuk Meningkatkan Profesionalitas Guru. Jakarta: Kata Pena.

Majid, Abdul. 2014.Strategi Pembelajaran.Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.

Suprihatiningrum, Jamil. 2013. Strategi Pembelajaran: Teori & Aplikasi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here