Home Kesehatan Lima Perubahan Yang Menunjukkan Kita Menginjak Lansia

Lima Perubahan Yang Menunjukkan Kita Menginjak Lansia

300
0
SHARE
lima-perubahan-lansia
Ilustrasi: Kumpulan lansia

Lanjut usia (lansia) adalah proses alamiah dan berkesinambungan secara bertahap yang dimulai bayi, masa kanak-kanak, remaja, lanjut usia serta individu juga mengalami perubahan baik secara anatomi, fisikologis, dan biokimia mulai dari sel, sampai sistem organ sehingga mempengaruhi keadaan fungsi dan kemampuan tubuh secara keseluruhan. Menua (menjadi tua) merupakan proses yang tidak dapat dihindari oleh setiap individu secara umum seiring dengan waktu yang menghasilkan perubahan yang menyebabkan kehilangan fungsi organ dan menyebabkan kegagalan suatu organ atau sistem tubuh tertentu sehingga rentan terhadap infeksi (Fatmah, 2010).

Berdasarkan Fatmah (2010) terdapat 4 Kelompok lansia yaitu lansia dengan usia pertengahan (middle age) usia 45-59 tahun, lansia (elderly) usia 60-74 tahun, lansia tua (old) usia 75-90 tahun dan usia sangat tua (very old) usia >90 tahun.

Adapun lima perubahan yang dialami pada lanisa meliputi;

Perubahan fisik

Salah satu perubahan lansia bisa dilihat pada perubahan fisik. Dampak proses menua seseorang mengalami masalah baik dari segi fisik, biologi, mental dan sosial. Semakin tua kemampuan fisik semakin turun. Perubahan fisik dari tingkat sel sampai tingkat organ misalnya sistem indra, sistem muskuloskeletal, sistem kardiovaskuler dan respirasi, pencernaan dan metabolisme, endokrin, perkemihan, sistem saraf serta sistem reproduksi (Stanley, Mickey & Patricia, 2006).

Perubahan mental

Perubahan lansia juga ditandai akan perubahan mental. Pada hakekatnya seseorang yang memasuki usia lanjut mengalami penurunan fungsi kognitif dan psikomotor. Dampaknya lansia akan mengalami perubahan pada psikososial yang berkaitan dengan kepribadian lansia misalnya isolasi sosial, perubahan seksualitas, tempat tinggal, lingkungan serta kematian sehingga hal ini menyebabkan lansia mengalami depresi.

Baca juga:
Kelainan Jadwal Menopause
Manifestasi Klinik Diabetes Melitus

Perubahan kognitif

Perubahan kognitif pada lansia adalah kemunduran pada hal-hal yang memerlukan kecepatan dan hal yang memerlukan ingatan jangka pendek. Kemampuan intelektual tidak mengalami kemunduran dan kemampuan verbal akan permanen apabila tidak ada penyakit yang mendukung (Desmita, 2006).

loading...

Perubahan spiritual

Ketika menginjak usia lansia, manusia cenderung mengalami gejolak perubahan spiritual. Biasanya orang yang menginjak lansia semakin memegang teguh prinsip agama dan kepercayaan yang diyakini. Hal ini dapat dilihat dalam keseharian lansia yang semakin terintegrasi dengan ajaran agama. Lansia semakin tertib dan disiplin dalam beribadah karena mereka beranggapan bahwa usia semakin dekat dengan kematian (Azizah, 2011).

Perubahan psikososial

Perubahan lansia pada dimensi psikososial sangat bergantung pada kepribadian masing-masing. Problem perubahan psikososial serta reaksi lansia terhadap perubahan ini bermacam-macam tergantung koping dan kepribadian lansia yang bersangkutan (Desmita, 2006).

Kepustakaan

Fatmah. 2010. Gizi Usia Lanjut. Jakarta: Erlangga.

Stanley, Mickey & Patricia Gauntlett Beare. 2006. Buku Ajar Keperawatan Gerontik, ed 2. Jakarta: EGC

Desmita. 2006. Psikologi Perkembangan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Azizah, M. L. 2011. Keperawatan Lanjut Usia . Yogyakarta: Graha Ilmu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here