Home Pendidikan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Belajar Siswa

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Belajar Siswa

252
0
SHARE
cara-mengukur-hasil-belajar
Evaluasi

Belajar adalah suatu aktivitas atau suatu proses untuk memperoleh pengetahuan, meningkatkan ketrampilan, memperbaiki perilaku, sikap dan mengkokohkan kepribadian. Dalam konteks menjadi tahu atau memperoleh pengetahuan, menurut pemahaman sains konvensional, kontak manusia dengan alam diistilahkan dengan pengalaman (Suyono dan Hariyanto 2011:9).

Belajar adalah suatu proses yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruan, sehingga hasil pengalaman inividu sendiri didalam interaksi dengan lingkungannya (Annurrahman.2010:35).

Berdasarkan pengertian-pengertian tersebut, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa belajar adalah suatu komponen ilmu pendidikan yang memperteguh kelakuan melalui pengalaman dan interaksi, baik yang bersifat eksplisit maupun implisit.

Faktor intern yang mempengaruhi hasil belajar

Faktor intern adalah faktor yang ada dalam diri individu yang sedang belajar. Faktor intern disini meliputi 3 faktor, yaitu: faktor jasmaniah, faktor psikologis dan faktor kelelahan.

a. Faktor Jasmani

1) Faktor kesehatan

Proses belajar seseorang akan terganggu jika kesehatan seseorang terganggu, selain itu juga ia akan cepat lelah, kurang bersemangat, mudah pusing, ngantuk jika badannya lemah, kurang darah ataupun ada gangguan-gangguan/ kelainan-kelainan fungsi alat inderanya serta tubuhnya.

Agar seseorang dapat belajar dengan baik haruslah mrngusahakan kesehatan badannya tetap terjamin dengan cara selalu mengindahkan ketentuan-ketentuan tentang bekerja, belajar, istirahat, tidur, makan, olahraga, rekreasi dan ibadah.

2) Cacat Tubuh

Cacat tubuh adalah sesuatu yang menyebabkan kurang baik atau kurang sempurna mengenai tubuh/badan. Cacat itu dapat berupa buta, setengah buta, tuli, setengah tuli, patah kaki, patah tangan, lumpuh dan lain-lain.

Keadaan cacat tubuh juga mempengaruhi belajar. Siswa yang cacat, belajarnya akan terganggu. Jika hal ini terjadi, hendaknya ia belajar pada lembaga pendidikan khusus atau diusahakan alat bantu agar dapat menghindari atau mengurangi pengaruh kecacatannya itu.

b. Faktor Psikologis

Sekurang-kurangnya ada tujuh faktor yang tergolong ke dalam faktor psikologis yang mempengaruhi belajar. Faktor-faktor itu adalah: intelegensi, perhatian, minat, bakat, motif,, kematangan dan kelelahan.

1)Intelegensi

Intelegensi yaitu kecakapan yang terdiri dari tiga jenis kecakapan yaitu kecakapan untuk menghadapi dan menyesuaikan ke dalam situasi yang baru dengan cepat dan efektif, mengetahui/menggunakan konsep-konsep yang abstrak secara efektif, mengetahui relasi dan mempelajari dengan cepat.

2) Perhatian

Untuk dapat menjamin hasil belajar yang baik, maka siswa harus mempunyai perhatian terhadap bahan yang dipelajarinya, jika bahan tidak jadi perhatian siswa, maka timbullah kebosanan, sehingga ia tidak lagi suka belajar. Agar siswa belajar dengan baik, usahakanlah bahan pelajaran itu bisa menarik perhatian dengan cara mengusahakan pelajaran itu sesuai dengan hobi atau bakatnya.

3) Minat

Minat besar pengaruhnya terhadap belajar, karena bila bahan pelajaran yang dipelajari tidak sesuai dengan minat siswa, siswa tidak akan belajar dengan sebaik-baiknya, karena tidak ada daya tarik baginya. Ia segan-segan untuk belajar, ia tidak memperoleh kepuasan dari pelajarn itu. Bahan pelajaran yang menarik minat siswa, lebih mudah dipelajari dan disimpan, karena minat menambah kegiatan belajar.

4) Bakat

Bakat juga berpengaruh terhadap hasil belajar. Jika bahan pelajaran yang dipelajari siswa sesuai dengan bakatnya, maka hasil belajarnya lebih baik karena ia senang belajar dan pastilah selanjutnya ia lebih giat lagi dalam belajarnya itu.

loading...

5) Motif

Dalam proses belajar haruslah diperhatikan apa yang dapat mendorong siswa agar dapat belajar dengan baik atau padanya mempunyai motif untuk berpikir dan memusatkan perhatian, merencanakan dan melaksanakan kegiatan yang berubungan/menunjang belajar.

6) Kematangan

Kematangan adalah suatu/fase dalam petumbuhan seseorang dimana alat-alat tubuhnya sudah siap untuk melaksanakan kecakapan baru.

7) Kesiapan

Kesiapan adalah kesediaan untuk memberi respone atau bereaksi. Kesediaan itu timbul dari dalam diri seseorang dan juga berhubungan dengan kematangan, karena kematangan berarti kesiapan untuk melaksanakan kecakapan. Kesiapan ini perlu diperhatikan dalam proses belajar, karena jika siswa belajar dan sudah ada kesiapan, maka hasil belajarnya akan lebih baik.

c. Faktor Kelelahan

Kelelahan pada seseorang dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu kelelahan jasmani dan kelelahan rohani.

Kelelahan jasmani terlihat dengan lemah lunglainya tubuh dan timbul kecenderungan untuk membaringkan tubuh. Kelelahan jasmani terjadi karena terjadi kekacauan substansi sisa pemabakaran didalam tubuh, sehingga darah tidak/kurang lancar pada bagian-bagian tertentu.

Kelelahan rohani dapat dilihat dengan adanya kelesunan dan kebosanan, sehingga minat dan dorongan untuk menghasilkan sesuatu hilang. Kelelahan ini sangat terasa pada bagian kepala dengan pusing-pusing sehingga sulit untuk berkonsentrasi, seolah-olah otak kehabisan daya untuk bekerja.

Baca juga:
Cara Mengukur Hasil Belajar
Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar
Strategi Pembelajaran Word Square

Faktor Ekstern yang mempengaruhi hasil belajar

a. Faktor Keluarga

Siswa yang belajar akan menerim pengaruh dari keluarga yang berupa: cara orang tua mendidik anak, relasi antara angota keluarga,suasana rumah tangga dan keadaan ekonomi keluarga.

b. Faktor Sekolah

Faktor sekolah yang mempengaruhi belajar mencangkup metode mengajar, kurikulum, relasi guru dengan siswa, relasi siswa dengan siswa,bdisiplin sekolah, pelajaran dan waktu sekolah, standar pelajaran, keadaan gedung, metode belajar dan tugas rumah.

c. Faktor Masyarakat

Masyarakat merupakan faktor ektern yang juga berpengaruh terhadap siswa. Pengaruh itu terjadi karena keberadaannya siswa dalam masyarakat. Adapaun yang mempengaruhi siswa antara lain kegiatan siswa dalam masyarakat, mass media, teman bergaul dan bentuk kehidupan masyarakat, yang semuanya mempengaruhi belajar.

Bahan Bacaan:

A. Pribadi, Benny. 2011. Model Assure untuk Mendesain Pembelajaran Sukses. Jakarta: Dian Rakyat.

Anitah dkk. 2008. Strategi Pembelajran Matematika. Jakarta: Universitas Terbuka.

Annurrahman. 2010. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Prakitipong, Natcha dan Satoshi Nakamura. 2006. “Analysis of Mathematics Performance of Grade Five Students in Thailand Using Newman Procedure”. Journal of International Cooperation in Education 9(1), 111-122.

Rindyana, Bunga Suci Bintari.2013. “ Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Berdasarkan Analisis Newman. Universitas Negeri Malang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here